Kitab Jihad dan Siyar – Haramnya Berkhianat

Syarah Shahih Muslim oleh Al Imam An nawawi RahimahullahKitab Jihad dan Siyar“Haramnya Berkhianat” عَنِ ابْنِ عُمَرَ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” إِذَا جَمَعَ اللَّهُ الْأَوَّلِينَ وَالْآخِرِينَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يُرْفَعُ لِكُلِّ غَادِرٍ لِوَاءٌ ، فَقِيلَ : هَذِهِ غَدْرَةُ فُلَانِ بْنِ فُلَانٍ “. Dari Ibnu Umar, Dia berkata:Rasulullah صلى الله … Baca Selengkapnya

Keutamaan berlaku baik kepada orang lain

PERLAKUAN PEGAWAI KEPADA ORANG LAIN SEPERTI APA IA INGIN DIPERLAKUKAN. النَّصِيحَةُ شَأْنُهَا فِي الْإِسْلَامِ عَظِيمٌ، وَلِهَذَا قَالَ الرَّسُولُ : (( الدِّينُ النَّصِيحَةُ، قَالُوا: لِمَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ: لِلَّهِ، وَلِكِتَابِهِ، وَلِرَسُولِهِ، وَلِأَئِمَّةِ الْمُسْلِمِينَ وَعَامَّتِهِمْ )) رَوَاهُ مُسْلِمٌ (55) عَنْ أَبِي رُقَيَّةَ تَمِيمِ بْنِ أَوْسٍ الدَّارِيِّ ، Nasihat memiliki kedudukan yang agung di dalam Islam, oleh … Baca Selengkapnya

Anjuran bagi seseorang yang bersumpah kemudian melihat yang lebih baik untuk mengambil yang lebih baik tersebut.(bagian pertama).

Kajian Syarh shohih muslim Kitab : Sumpah. Bab : Anjuran bagi seseorang yang bersumpah kemudian melihat yang lebih baik untuk mengambil yang lebih baik tersebut.(bagian pertama). عَنْ أَبِي مُوسَى الْأَشْعَرِيِّ قَالَ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي رَهْطٍ مِنْ الْأَشْعَرِيِّينَ نَسْتَحْمِلُهُ فَقَالَ وَاللَّهِ لَا أَحْمِلُكُمْ وَمَا عِنْدِي مَا أَحْمِلُكُمْ عَلَيْهِ قَالَ فَلَبِثْنَا مَا شَاءَ … Baca Selengkapnya

Tidak boleh menunaikan nazar didalam kemaksiatan kepada Allah dan juga yang tidak memiliki budak.

Kajian Syarh shohih muslimKitab : Nazar.Bab : Tidak boleh menunaikan nazar didalam kemaksiatan kepada Allah dan juga yang tidak memiliki budak. عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ كَانَتْ ثَقِيفُ حُلَفَاءَ لِبَنِى عُقَيْلٍ فَأَسَرَتْ ثَقِيفُ رَجُلَيْنِ مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَسَرَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا مِنْ بَنِي عُقَيْلٍ وَأَصَابُوا … Baca Selengkapnya

Pemimpin adalah teladan

ATASAN ADALAH TELADAN BAGI BAWAHANNYA DALAM BERSUNGGUH-SUNGGUH ATAU MALAS. إِذَا قَامَ كِبَارُ الْمُوَظَّفِينَ بِوَاجِبَاتِهِمْ عَلَى التَّمَامِ وَالْكَمَالِ، اقْتَدَى بِهِمْ فِي ذَلِكَ الْمُوَظَّفُونَ التَّابِعُونَ لَهُمْ، وَكُلُّ رَئِيسٍ فِي الْعَمَلِ سَيُسْأَلُ عَنْ نَفْسِهِ وَمَرْؤُوسِيِّهِ، Apabila para atasan pegawai melaksanakan kewajiban-kewajiban mereka dengan sempurna, pegawai-pegawai yang menjadi bawahannya akan mecontoh mereka. Dan setiap pemimpin dalam suatu pekerjaan akan … Baca Selengkapnya

Bagaimana memilih pemimpin didalam islam?

Pertanyaan.Ustad, Bagaimana memilih pemimpin didalam islam?? Jawaban,Didalam agama islam kalau kita memilih pemimpin maka kita memilih pemimpin yang amanah. pemimpin yang tau dengan agama islam. Kesholehannya ada dan kejujuran nya ada. maka itu lah yang kita pilih kalau seandainya tidak ada yang lebih cocok.maka kita pilih yang paling sedikit mudhorotnya dan paling bermanfaat didalam agama … Baca Selengkapnya

Hukum pembagian warisan

Ust orangtua saya telah lama meninggal, dan meninggalkan 3 orang anak.1 orang perempuan dan 2 orang laki-laki. Harta yang ditinggal ayah dan ibu berupa ruko dan rumah. dari kami kecil sudah biasa untuk dibagi rata dari hasil kontrakan dan rumah. tapi sekarang sudah belajar,dan baru tahu Allah ﷻ telah mengatur warisan. dan ana ingin membaginya … Baca Selengkapnya

Pentingnya Pendidikan Anak

Anak adalah buah Hati dari orangtua, dan semua orangtua pastilah mendabakan anak-anaknya menjadi Anak yang sholeh, anak yang berbakti kepada orang tuanya, dan juga taat dan santun dan juga berakhlaq mulia. lalu pertanyaan adalah lalu apakah anak ini tercipta menjadi anak yang sholeh?? Atau ada upaya dari orang tua untuk mewujudkan dia menjadi anak yang … Baca Selengkapnya

Menjaga Jam Kerja Untuk Kepentingan Pekerjaan

MENJAGA JAM KERJA UNTUK KEPENTINGAN PEKERJAAN يَجِبُ عَلَى كُلِّ مُوَظَّفٍ وَعَامِلٍ أَنْ يَشْغَلَ الْوَقْتَ الْمُخَصَّصَ لِلْعَمَلِ فِي الْعَمَلِ الَّذِي خُصِّصَ لَهُ، فَلَا يَشْتَغِلُ فِيهِ فِي أُمُورٍ أُخْرَى غَيْرِ الْعَمَلِ الَّذِي يَجِبُ أَدَاؤُهُ فِيهِ، وَلَا يَشْغَلُ الْوَقْتَ أَوْ شَيْئًاً مِنْهُ فِي مَصْلَحَتِهِ الْخَاصَّةِ، وَلَا فِي مَصْلَحَةِ غَيْرِهِ إِذَا كَانَتْ لَا عَلَاقَةَ لَهَا بِالْعَمَلِ؛ لِأَنَّ وَقْتَ الْعَمَلِ … Baca Selengkapnya