Semangat Istiqomah Setelah Ramadhan

…ربك حتى يأتي بكلمة اليقين. سبحانه وتعالى adalah Rasulullah صلى الله عليه وسلم. Tidak ada satu pun manusia yang bisa mengalahkan keyakinan Rasulullah صلى الله عليه وسلم kepada Allah. Namun, beliau tetap beribadah sampai kaki beliau membengkak. Ketika ditanya oleh Aisyah, beliau mengatakan, “أفلا أكون عبدا شكورا” (Bukankah seharusnya aku menjadi hamba yang banyak bersyukur?). … Baca Selengkapnya

Adab Adab Berpuasa

تَعْظِيمًا لِشَأْنِهِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ الدَّاعِي إِلَى رِضْوَانِهِ، صَلَوَاتُ اللَّهِ وَسَلَامُهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَإِخْوَانِهِ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ. أَمَّا بَعْدُ. اللَّهُمَّ لَا عِلْمَ لَنَا إِلَّا مَا عَلَّمْتَنَا إِنَّكَ أَنْتَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ. اللَّهُمَّ عَلِّمْنَا مَا يَنْفَعُنَا، وَانْفَعْنَا بِمَا عَلَّمْتَنَا، وَزِدْنَا عِلْمًا. اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا. … Baca Selengkapnya

Bagian bagian Manusia dalam Puasa

“…kurangnya agama kami.” قَالَ (Beliau bersabda). Lalu Nabi mengatakan, “أَلَيْسَ شَهَادَةُ الْمَرْأَةِ مِثْلَ نِصْفِ شَهَادَةِ الرَّجُلِ” (Bukankah kesaksian perempuan senilai dengan setengah dari kesaksian laki-laki?). Jadi, jika laki-laki bisa menjadi satu saksi, untuk perempuan, satu saksi laki-laki ini diganti dengan dua orang perempuan, ya. “أَلَيْسَ إِذَا حَاضَتْ لَمْ تُصَلِّ وَلَمْ تَصُمْ” (Bukankah jika dia haid, … Baca Selengkapnya

Mengenai pembagian kategori manusia dalam ibadah puasa

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا. اللَّهُمَّ لَا سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلًا. Semoga ibadah yang telah kita lakukan diterima oleh Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى dengan sebaik-baiknya. Selawat dan salam semoga dianugerahkan oleh Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى kepada Nabi kita Muhammad صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى … Baca Selengkapnya

Keutamaan Membaca Al-qur’an

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا. اللَّهُمَّ لَا سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلًا. Kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى. Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam, yang telah menganugerahkan segala karunia kepada kita. Selawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita, Muhammad … Baca Selengkapnya

Sholat Tarawih antara Empat Empat dan Dua Dua Rakaat

Sholat Tarawih antara Empat Empat dan Dua Dua Rakaat Oleh : Muhammad Elvi Syam, Lc. MA Dipersentasikan di Muzakarah Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat, Sabtu 15 November 2008 إن الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا … Baca Selengkapnya

Jangan Seperti Main Karambol Saat Membaca Buku atau Mendengar Kajian

Jangan Seperti Main Karambol Saat Membaca Buku atau Mendengar Kajian Maksud dari perumpamaan ini adalah fenomena yang sering kita temui di tengah kawan-kawan pengajian. Sering kali terdengar ucapan: “Hai kawan, kajian ini sudah didengar oleh si fulan belum?” atau “Tulisan ini sudah dibaca oleh si fulan?” Pertanyaan besarnya: Apakah ketika kita hadir di kajian atau … Baca Selengkapnya

Waduh, Kasihan ya.

Meluruskan Pandangan Terhadap Syariat Poligami: Antara Iman dan Perasaan Pernyataan “saya kasihan melihat wanita yang dipoligami” perlu diluruskan dengan kacamata iman dan ilmu, bukan sekadar perasaan. Islam tidak menafikan rasa cemburu dan beratnya jiwa seorang wanita, namun Islam juga menolak cara pandang yang menilai syariat Allah sebagai sesuatu yang layak dikasihani. Di sinilah titik penting … Baca Selengkapnya

Mengoreksi Ucapan : “SAYA TIDAK BENCI POLIGAMI, ASAL BUKAN SUAMI SAYA”

بِسْمِ اللَّهِ Ada pembahasan penting mengenai perkataan seorang istri: “Saya tidak membenci poligami, asalkan bukan suami saya yang melakukannya.” Ini adalah ungkapan yang sering muncul dan sangat manusiawi dari sisi perasaan. Namun, ungkapan ini perlu diluruskan dari sisi keimanan, adab kepada syariat, dan cara bersikap terhadap takdir Allah. 1. Poligami adalah Syariat Allah, Bukan Sekadar … Baca Selengkapnya

Menjawab Syubhat Feminisme Terhadap Poligami#3

Pendahuluan: Akar Masalah Syubhat Feminisme Feminisme modern lahir dari pengalaman sejarah Barat yang kelam (dominasi gereja, feodalisme, dan patriarki ekstrem), serta dipengaruhi oleh filsafat sekuler yang mengingkari wahyu. Ketika paradigma ini dipaksakan ke dalam Islam, terjadilah konflik nilai yang mendasar, karena Islam bersumber dari wahyu ilahi, bukan dari pengalaman sosial Barat semata. Allah Ta‘ala berfirman: … Baca Selengkapnya